Parepare-- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara resmi menggelar Asesmen Lapangan untuk Program Studi (Prodi) Jurnali...
Parepare-- Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara resmi menggelar Asesmen Lapangan untuk Program Studi (Prodi) Jurnalistik Islam (JI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sabtu (25/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lantai 5 Laboratorium Terpadu IAIN Parepare ini dihadiri jajaran pimpinan kampus, mulai dari rektor, dekan, kepala pusat, hingga tim akreditasi. Hadir sebagai asesor BAN-PT, Prof. Dr. Ilyas Supena, S.S., M.Ag. dan Dr. Saerozi, S.Ag., M.Pd.
Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag, mengungkapkan bahwa upaya peningkatan akreditasi Prodi Jurnalistik Islam telah dimulai sejak 2022.
“Upaya peningkatan akreditasi Prodi Jurnalistik Islam telah dimulai sejak 2022 melalui transformasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang kemudian diimplementasikan secara penuh pada 2023. Pada 2024, penguatan dilanjutkan melalui penerapan metode pembelajaran aktif seperti case-based learning, project-based learning, dan problem-based learning guna membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Jurnalistik Islam, Nahrul Hayat, M.I.Kom, menjelaskan bahwa persiapan asesmen ini dilakukan secara intensif melalui koordinasi dengan berbagai unit, seperti LPM, fakultas, dan LP2M.
“Persiapan dilakukan dengan berkoordinasi bersama unit dan lembaga terkait, seperti LPM, fakultas, dan LP2M untuk menyiapkan kebutuhan administrasi dan dokumen asesmen lapangan. Proses ini sebenarnya berlangsung sepanjang 2026, namun lebih intens dilakukan dalam dua minggu menjelang asesmen, dengan waktu persiapan efektif sekitar sembilan hari sejak pengumuman seleksi,” jelasnya.
Nahrul Hayat, M.I.Kom, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan alumni yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi, khususnya dosen-dosen yang tergabung di dalam tim penyusun dokumen akreditasi dan pengurus HMPS.
“Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan alumni yang telah mendukung proses akreditasi ini, khususnya tim penyusun dokumen akreditasi dan pengurus HMPS yang berperan dalam kelancaran kegiatan. Saya juga memberikan penghargaan kepada seluruh pimpinan kampus dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.
Ia berharap hasil asesmen dapat menjadi refleksi untuk memperkuat kualitas prodi sekaligus mendorong peningkatan jumlah pendaftar mahasiswa baru di masa mendatang.
“Saya berharap penilaian asesor menjadi refleksi strategis bagi program studi untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan, serta menyusun langkah pengembangan ke depan. Dalam jangka pendek, kami juga akan memaksimalkan penerimaan mahasiswa baru guna meningkatkan jumlah pendaftar,” harapnya.*


Tidak ada komentar