Foto bersama di malam penganugrahan Jurnalistik Festival Competition Parepare-- Malam Penganugerahan Jurnalistik Festival Competition (JFC...
Parepare-- Malam Penganugerahan Jurnalistik Festival Competition (JFC) 2025 sukses digelar dengan mengusung tema “Jurnalis Kreatif untuk Generasi Inovatif”. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong lahirnya insan pers muda yang adaptif, kritis, dan berdaya saing di era digital. Acara berlangsung di Balai Seni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sabtu (27/12/2025).
Acara puncak tersebut dihadiri oleh civitas akademika IAIN Parepare, para peserta lomba, serta tamu undangan lainnya. Suasana berlangsung khidmat namun meriah, ditandai dengan pemutaran puisi dari peserta peraih juara, pemutaran video profil Program Studi Jurnalistik Islam, serta pembacaan nominasi dan pengumuman pemenang dari berbagai kategori lomba jurnalistik.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Dr. A. Nurkidam, M.Hum, menyampaikan bahwa Festival Jurnalistik Competition 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata. “Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan jurnalis-jurnalis muda yang tidak hanya piawai dalam menulis, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian terhadap realitas sosial,” ujarnya.
Festival ini menjadi ruang apresiasi bagi karya-karya jurnalistik kreatif yang dinilai mampu menyuarakan gagasan inovatif, kepekaan sosial, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik yang bertanggung jawab. Dewan juri menilai karya peserta berdasarkan orisinalitas ide, kekuatan narasi, ketajaman analisis, dan relevansi dengan tema yang diusung.
Salah seorang peserta dari SMAN 5 Parepare, Azraf Agung Mirza yang berhasil meraih Juara I lomba fotografi, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. "Saya sangat bersyukur atas juara yang saya dapatkan, ini adalah kali ketiga saya mengikuti lomba fotografi dan kami sebagai peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” tuturnya.
Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Nahrul Hayat M. I.Kom menyampaikan harapannya agar kegiatan ini terus dikembangkan di masa mendatang, melihat tingginya animo peserta dari berbagai daerah. “Peserta yang terlibat tidak hanya berasal dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari luar provinsi. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sudah layak dikembangkan ke tingkat nasional. Kami berharap ke depan kampus dapat memberikan dukungan sumber daya yang lebih memadai, baik dari segi fasilitas maupun anggaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Program Studi Jurnalistik Islam dapat menjadi wadah sekaligus contoh bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat dan minat di bidang fotografi, penulisan, konten kreator, dan media digital. IAIN Parepare juga telah meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional pada tahun 2025, sehingga diharapkan semakin menarik minat siswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang, sesi dokumentasi bersama, serta harapan agar Festival Jurnalistik Competition dapat terus berlanjut dan berkembang di tahun-tahun mendatang.*

Tidak ada komentar