Page Nav

5

Grid

GRID_STYLE

IAIN Parepare

IAIN Parepare

Postingan Populer

Classic Header

{fbt_classic_header}

Postingan Populer

Breaking News:

latest

Mahasiswa Jurnalistik Islam IAIN Parepare Perdalam Wawasan Sejarah dan Budaya di Museum La Galigo

Parepare— Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Jurnalistik Islam (JI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan kunjungan ...





Parepare— Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Jurnalistik Islam (JI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksanakan kunjungan akademik ke Museum La Galigo yang berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/06/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar sekaligus memperdalam wawasan mahasiswa mengenai sejarah, budaya, dan warisan lokal sebagai bekal dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, edukatif, dan berbasis fakta.

Pemandu Museum La Galigo, Endang Yunita Sari, mengatakan bahwa fungsi utama museum adalah sebagai sarana edukasi.

"salah satu fungsi utama di museum ini sebagai sarana edukasi yang mengomunikasikan koleksi serta sejarah cagar budaya kepada masyarakat", ujarnya.

Ia menilai pembelajaran melalui museum memberikan pengalaman yang lebih bermakna karena pengunjung dapat melihat langsung benda-benda bersejarah.

Endang juga mengajak mahasiswa untuk terus memanfaatkan museum sebagai ruang belajar.

"Ayo datang ke museum, ayo belajar sejarah, ayo belajar budaya. Karena itu bukan hanya sekadar identitas, tetapi juga akan membuka khazanah pemikiran mahasiswa dari jurusan apa pun dan dari kampus mana pun," ujarnya.

Ketua HM-PS JI, Sedil, mengatakan Museum La Galigo dipilih sebagai lokasi kunjungan karena menjadi sumber pembelajaran yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa di luar ruang kelas. 

"Museum La Galigo menjadi salah satu sumber pembelajaran sejarah yang di mana kita dapat memperkaya dan memperdalam wawasan mahasiswa Jurnalistik Islam", ungkapnya

Kunjungan ini mahasiswa dapat mengenal sejarah, adat istiadat, dan kekayaan budaya lokal sehingga mampu mengangkat isu-isu sejarah dan budaya menjadi karya jurnalistik yang akurat serta bernilai edukasi. 

"Ia berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk menghargai sejarah sekaligus menginspirasi lahirnya karya jurnalistik yang berbasis riset dan berkontribusi dalam pelestarian budaya", tutupnya.










Reporter: Luthfiyani Mansur


 



Tidak ada komentar