Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Postingan Populer

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Postingan Populer

JI News:

latest

Prodi JI Kunjungan Media Di Harian Fajar

  JURNALISTIKISLAM , MAKASSAR - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berkunjung k...

 

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berkunjung ke kantor Harian Fajar Makassar, Graha Pena, Jl. Urip Sumiharjo, Kota Makassar, pada Jumat (25/11/22)


JURNALISTIKISLAM, MAKASSAR - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Jurnalistik Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare berkunjung ke kantor Harian Fajar Makassar, Graha Pena, Jl. Urip Sumiharjo, Kota Makassar, pada Jumat (25/11/22)

Para mahasiswa didampingi Ketua Prodi, Nahrul Hayat, M.I.Kom dan Dosen, Abdul Rahman, M.Med.Kom. Rombongan diterima oleh Editor Harian Fajar Makassar, Takdir Ridwan.

Kunjungan tersebut selain untuk mendapatkan pemahaman langsung dari Praktisi, juga untuk menjalin kerjasama magang Mahasiswa.

Ketua Prodi, Nahrul Hayat menyampaikan kunjungan media di Harian Fajar merupakan salah satu bentuk studi lapangan dari 2 mata kuliah Jurnalistik Islam.“Ini adalah salah satu bentuk Studi Lapangan dari mata kuliah produksi media cetak dan manajemen media massa,” ujarnya.

Melalui kegiatan itu, diharapkan Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari praktisi dengan materi yang pernah dibahas dikelas.“Jadi, mahasiswa memiliki pengalaman visual mengenai atmosfir kerja di instansi media,” tuturnya.

Nahrul mengatakan, media cetak fajar memiliki nama tersendiri khususnya di masyarakat Sulawesi Selatan.

“Sebagai lembaga media terkemuka di Indonesia Timur, mahasiwa yang magang disana akan menerima pengalaman penting terkait praktik dunia jurnalistik,” ujarnya.

Sehingga, Dia juga berharap Alumni yang pernah magang di Harian Fajar nantinya memiliki kompetensi pers dan menjadi jurnalis profesional.

Senada yang disampaikan Ketua Prodi, Dosen Pendamping, Abdul Rahman mengatakan kunjungan media tersebut agar mahasiswa mendapatkan pemahaman dari praktisi secara langsung."Untuk mendapatkan pemaham secara komprehensif baik dari aspek teoritis dan praktis agar mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam melihat perusahaan media dan berbincang langsung dari praktisi," katanya.

Sementara itu, Editor Harian Fajar, Takdir Ridwan menyampaikan kerja-kerja jurnalis, seperti rancangan ide peliputan, publikasi dimedia cetak dan sebagainya.

Takdir juga mengapresiasi IAIN Parepare yang telah menyiapkan daya manusia di bidang Jurnalistik Islam. “Jurnalistik Islam itu kan sangat terbatas yang fokus ke jurnalistik Islam, pernah ada media berbasis Islam di Makassar, tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena mungkin penyiapan SDMnya yang tidak ada yang fokus kesana,” jelasnya.

Takdir mengatakan menjadi jurnalis merupakan fashion untuk betah di dalam dunia jurnalistik."Jurnalis tidak sembarang orang ini ya walaupun orang apa lulusan jurnalistik, tapi kalau Fashion nya bukan di jurnalis itu susah juga," katanya.

"Tapi sekarang ada memang kecenderungan mahasiswa jurnalistik itu meningkat ya karena mungkin ada perkembangan media Tapi bukan dari sisi jurnalisnya saja," tambahnya.

Sehingga, menurutnya tidak semua orang memiliki kemampuan khusus dibidang Jurnalis umum dan Islam. “Jadi saya pikir IAIN Parepare menyiapkan jurnalistik Islam itu sangat bagus untuk penyiapan SDM yang lebih mumpuni di bidang jurnalistik,” tutupnya.(*)



Tidak ada komentar