Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Breaking News:

latest

FGD Moderasi Beragama Bersama Kepala Pusat Lektur dan Litbang Kemenag RI

FGD yang digagas oleh Dr. M Ali Rusdi Bedong menghasilkan rekomendasi buku, kegiatan FGD dihadiri sejumlah dosen IAIN Parepare di Cafe 99....

FGD yang digagas oleh Dr. M Ali Rusdi Bedong menghasilkan rekomendasi buku, kegiatan FGD dihadiri sejumlah dosen IAIN Parepare di Cafe 99.

 "Sebaik-baik persoalan adalah yang tengah-tengah" (Khayr al-umur awsatuha).
FGD terkait Moderasi Beragama yang ingin dipublish melalui sebuah buku nantinya adalah hal yang sangat baik,  formatnya begitu positif,  Menurut Bapak Dr. Muhammad Zain Kepala Pusat Lektur dan Litbang Kemenag RI, Buku adalah anugrah Tuhan yang tidak ternilai harganya,  kawan setia,  inspirasi dunia,  merawat nalar berfikir, menulis berarti merawat nalar bangsa. Selanjutnya pesan beliau, sangat mengapresiasi kegiatan menulis dari dosen-dosen muda IAIN Parepare.

Sedangkan Menurut Dr. M Ali Rusdi Bedong Selaku penggagas Kegiatan FGD Moderasi Beragama,  beliau menyatakan ini adalah salah satu cara untuk memaksimalkan dan memperkenalkan Kampus IAIN Parepare melalui kegiatan literasi, salah satunya dengan memulis buku secara berkelompok  yang pastinya sangat didukung oleh Pimpinan Kampus dan Sejajarannya, sekaligus mensupport para dosen IAIN Parepare didalam kewajiban para dosen menulis, program menulis ini akan  terus berlanjut dengan membentuk kelompok menurut dari kalangan dosen, beliau yang juga Kapus Publikasi dan Penerbitan IAIN Parepare.

Moderasi Beragama adalah bagian hangat dunia hari ini.  Tidak jarang menganggap semua dan bahkan mengklaim bagian dari moderasi,  namun apakah benar semuanya telah masuk kedalam ruang-ruang dan bahkan semua mampu memahami paling tidak mengenal kata moderasi beragama.

Karena pemerataan untuk menyentuh moderasi beragama tidak hanya bagian kelompok,  masjid, ruang-ruang formal,  akan tetapi diharapkan unsur-unsur pendukung Bangsa dan Negara,  Sabang hingga Merauke. Apabila ditarik dalam prespektif Islam terbangunnya keberagaman yang Moderat: tawassuth,  tawazun,  i'tidal.

Penulis: Afidatul Asmar

Tidak ada komentar