Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Breaking News:

latest

Jejak Daring Asesmen Lapangan Gedung Putih

    Gedung itu serba putih. Dasar dinding yang berwarna putih, ditambah dengan ukiran kian mempercantik gedung itu. Dari luar, mata akan dis...


    Gedung itu serba putih. Dasar dinding yang berwarna putih, ditambah dengan ukiran kian mempercantik gedung itu. Dari luar, mata akan disuguhkan ornamen gedung dengan nuansa Islami. Di tengah gedung dua lantai ini, terdapat ornamen atap yang terlihat seperti kubah masjid yang berwarna kuning. Bagi masyarakat kampus IAIN Parepare menyebutkan gedung zona akreditasi. Tak menampik, hampir semua gedung di IAIN Parepare terlihat memang menonjolkan nuansa Islami dari sisi desain gedung. 

    Sekian lama menanti, hari yang dinanti telah tiba. Program Studi Jurnalistik Islam, salah satu program studi (prodi) di Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Parepare yang berkesempatan mengikuti Asesmen Lapangan (AL) secara daring berdasarkan surat tugas dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan tetap menerapkan standar asesmen yang telah ditentukan pada 8 sampai 9 Oktober 2021. Tim asesor yang bertugas melakukan AL ini adalah Dr. Ilyas Supena, M. Ag (Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang) dan Prof. Dr. Dudung Abdurrahman, M.Hum (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).

Jarum jam masih menunjukkan pukul 08.10 WITA. Suasana kampus masih nampak sepi. Hanya ada lambaian angin yang tetap setia menemani. Langit pun nampak cerah, terlihat awan yang tersusun rapi, sesekali terdengar riuh binatang yang seolah bercengkrama dengan teman sebayahnya. Meskipun demikian, rasa gugup tak terpungkiri bagi tim akreditasi Program Studi Jurnalistik Islam, apalagi keempat mahasiswa Jurnalistik Islam. Nampak dari raut wajahnya yang menyiratkan rasa khawatir dan gugup secara bersamaan.

Hestiana misalnya, mahasiswa Jurnalistik Islam angkatan kedua yang diminta untuk menjadi salah satu informan AL ini. Prodi Jurnalistik Islam memang terbilang baru di lingkup IAIN Parepare. Mahasiswa yang akrab disapa Hesti ini sesekali mengusap wajahnya menyiratkan rasa kekhawatiran. Arah pandangannya terus mengamati suasana AL yang berlangsung.

Tim dari Prodi Jurnalistik Islam dan seluruh jajaran pengelola fakultas menyediakan dokumen yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan akreditasi. Kegiatan berlangsung melalui aplikasi zoom meeting, dimana tim asesor melakukan asesmen dari tempatnya masing-masing. Sementara itu, tim dari Prodi Jurnalistik Islam bersama-sama menerima visitasi secara daring di gedung zona akreditasi lantai 2 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

    Kegiatan hari pertama AL dimulai dengan pembukaan berisi sambutan dari Rektor IAIN Parepare. Kegiatan AL juga dihadiri oleh Pimpinan tingkat Institut, Pimpinan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, dan Fakultas Tarbiyah, Kaprodi Jurnalistik Islam, serta  dosen prodi Jurnalistik Islam. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses verifikasi borang fakultas dan prodi. 

Beberapa yang menjadi standar yang ditinjau oleh tim asesor yakni, visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian fakultas dan prodi. Penelitian, pelayanan, pengabdian kepada masyarakat, kerjasama, kurikulum, dan sistem pengelolaan dan penjaminan mutu juga menjadi standar penilaian. Para asesor sangat detail mengulik dokumen akreditasi yang telah disediakan oleh tim akreditasi prodi Jurnalistik Islam. 

Hari berlalu, hari kedua AL diisi dengan wawancara terhadap dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Jurnalistik Islam. Semua pihak yang diberi amanah menjadi informan memberikan keterangan sesuai dengan pertanyaan yang diajukan oleh kedua asesor. Selanjutnya, asesor merangkum hasil verifikasi dari semua pihak dan memberikan feedback untuk kegiatan AL selama dua hari berlangsung. Syukurnya, proses kegiatan asesmen lapangan akreditasi prodi bisa berjalan dengan baik.

Penulis: Nurlaela Yuliastri








Tidak ada komentar