Parepare— Malam Penganugerahan Jurnalistik Festival Competition (JFC) 2026 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pro...
Parepare— Malam Penganugerahan Jurnalistik Festival Competition (JFC) 2026 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Jurnalistik Islam (JI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran Gedung H dan Ballroom Laboratorium Terpadu dengan mengusung tema “Jurnalisme Edukatif: Nyalakan Api Literasi di Era Digital”, Minggu (17/05/2026).
Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan apresiasi bagi para peserta dari berbagai cabang perlombaan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh panitia, dewan juri, serta tamu undangan.
JFC 2026 menghadirkan empat cabang lomba, yakni fotografi, videografi, infografis, dan puisi. Selain perlombaan, peserta juga mengikuti rangkaian pelatihan dan diskusi yang bertujuan memperkuat literasi media serta keterampilan komunikasi digital generasi muda.
“Tujuan kami menyelenggarakan JFC adalah sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, mengasah kemampuan, serta menumbuhkan semangat kompetitif yang positif di bidang jurnalistik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HMPS JI, Sedil, menilai kegiatan tersebut penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap literasi digital.
“Tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini adalah menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan kemampuan generasi muda di bidang jurnalistik. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat literasi, kemampuan berpikir kritis, serta melahirkan insan jurnalistik yang mampu menyampaikan informasi secara benar, edukatif, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam dunia jurnalistik digital karena dekat dengan teknologi. Namun, menurutnya, etika, verifikasi informasi, dan sikap bijak dalam menggunakan media tetap menjadi hal penting agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks.
Rika, salah satu peserta yang meraih juara cabang lomba infografis mengaku mengikuti kompetisi tersebut untuk menguji kemampuan yang dimilikinya di bidang desain.
“Saya mengikuti lomba ini karena ingin mengetahui sampai di mana kemampuan saya dalam mendesain dan menambah pengetahuan. Alhamdulillah, saya bisa masuk juara tiga besar di JFC 2026,” ungkapnya.
Rika mengaku senang saat diumumkan sebagai pemenang. Menurutnya, banyaknya peserta membuat persaingan berlangsung cukup ketat sehingga pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang berharga.
Melalui Jurnalistik Festival Competition 2026, Program Studi Jurnalistik Islam IAIN Parepare berharap dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, kritis, dan mampu menghadirkan karya jurnalistik yang edukatif serta bermanfaat di era digital.
Penulis: Abd. Basit, Angkatan 8


Tidak ada komentar